Halo, Sobat TGR! Pada tanggal 2 Mei 2026 di SD Sakura atau SD Shibghah Akhlak Quran sedang mengadakan acara Sakura Expo yang diselenggarakan sekali dalam setahun untuk mengapresiasi siswa-siswi yang berbakat sekaligus acara untuk penerimaan murid baru. Nah, tim TGR diundang untuk membantu meramaikan acara ini untuk menghibur adik-adik SD Sakura.
Pada kegiatan bermain kali ini, adik-adik akan dibagi menjadi delapan kelompok dan setiap kelompok akan didampingi langsung oleh satu kakak dari tim TGR. Kakak pendamping ini nantinya akan ikut bersama kelompoknya dari pos pertama sampai pos terakhir untuk ikut bermain, membimbing, dan menemani adik-adik selama kegiatan berlangsung.
Pada pos pertama, adik-adik akan diajak bermain keprayan. Permainan ini dimulai dengan menjatuhkan kumpulan segenggam stik secara bersamaan, lalu harus mengambil stik satu per satu dengan hati-hati tanpa membuat stik lainnya bergerak. Terlihat mudah namun tidak semudah yang kita pikirkan. Permainan ini membutuhkan kesabaran dan tetap fokus dalam mengambil sebuah stik.
Potret Keseruan Bermain Keprayan
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Lanjut ke pos kedua, adik-adik akan mencoba permainan balogo, permainan tradisional khas Kalimantan yang dimainkan menggunakan kepingan kayu kecil berbentuk bulat yang disebut logo. Kepingan tersebut nantinya didorong memakai tongkat kecil untuk mengenai target yang sudah disusun. Permainan ini membutuhkan strategi yang tepat untuk mengenai target.
Potret Bermain Balogo
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Lalu, adik-adik beralih ke pos ketiga untuk bermain ular tangga mini. Seperti permainan ular tangga pada umumnya, adik-adik akan bergantian melempar dadu untuk menjalankan pion mereka hingga mencapai garis akhir. Permainan ular tangga memang sangat asik dan seru karena ada tantangan naik tangga dan turun karena ular yang membuat suasana menjadi lebih ceria.
Potret Bermain Ular Tangga
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Pos yang berikutnya juga tidak kalah asik karena mereka akan bermain gasing. Permainan tradisional yang agak sulit karena membutuhkan teknik tarikan yang kuat agar gasing dapat berputar lebih lama. Beberapa adik perempuan bahkan mengaku belum pernah mencoba bermain gasing. Namun, hal itu justru membuat mereka semakin semangat untuk belajar dan mencoba bersama teman-temannya.

Potret Keseruan Bermain Gasing
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Setelah mencoba bermain gasing, adik-adik lanjut ke permainan yang lebih sederhana dan mudah dimainkan, yaitu cublak-cublak suweng. Permainan ini dilakukan bersama sambil menyanyikan lagu tradisional, “Cublak-cublak suweng, suwenge ting gelenter…”.
Adik-adik terlihat kompak bernyanyi sambil menebak siapa yang menyimpan batu kecil di tangannya. Semua bergantian menjadi penebak agar bisa ikut merasakan keseruan permainan ini. Tawa dan semangat adik-adik saat menebak membuat suasana permainan jadi semakin hidup dan menyenangkan selama kegiatan berlangsung.

Potret Keseruan Bermain Cublak-cublak Suweng
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Selanjutnya, adik-adik berpindah tempat untuk melanjutkan permainan di pos keenam. Pada pos ini, adik-adik akan mencoba bermain congklak, permainan tradisional yang sudah cukup familiar bagi sebagian dari mereka.

Potret Keseruan Bermain Congklak
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Beberapa adik-adik terlihat sudah memahami cara bermainnya, sehingga permainan jadi semakin seru dengan adanya saling adu strategi untuk mengumpulkan biji congklak terbanyak. Namun, ada juga adik-adik yang baru pertama kali mencoba dan bertanya bagaimana cara bermainnya. Terlihat sekali bahwa adik-adik sangat antusias untuk belajar bermain congklak.
Keseruan pun masih berlanjut di pos berikutnya dengan permainan egrang batok. Pada permainan ini, adik-adik akan berjalan diatas tempurung kelapa yang diberi tali sebagai pijakan. Walaupun terasa sulit untuk tetap seimbang, tetapi banyak adik-adik yang tetap tidak menyerah saat mencoba sambil belajar menjaga keseimbangan agar bisa berjalan lebih jauh tanpa terjatuh. Setelah itu, adik-adik lanjut bermain lompat karet bersama teman-temannya. Mereka terlihat antusias saat melompati karet yang semakin lama semakin tinggi.

Potret Keseruan Bermain Egrang Batok dan Lompat Karet
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Sampai di pos terakhir semangat adik-adik masih belum pudar karena akan bermain engklek atau dampu bulan. Permainan ini memang sudah cukup dekat dengan keseharian mereka, jadi hampir semua adik-adik langsung tahu cara memainkannya. Mereka berusaha melompat melewati kotak tanpa terkena garis secara bergantian dan saling menyemangati satu sama lain. Walaupun terlihat sederhana, permainan ini tetap tidak merubah suasana yang ramai karena adik-adik bermain dengan penuh semangat dan antusias sampai semua permainan telah selesai.

Potret Keseruan Bermain Engklek
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Ketika ada seorang adik yang ditanya, “Tadi gimana permainannya seru nggak?”, dia menjawab dengan senyuman yang ceria, “Seru banget, Kak. Aku mau main begini lagi deh”. Kesan yang menyenangkan muncul dari seorang adik bernama Vanio, siswa kelas tiga yang terlihat sangat aktif selama bermain.

Potret Bersama Vanio
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Vanio mengungkapkan bahwa permainan yang paling dia sukai adalah gasing dan egrang karena menurutnya kedua permainan tersebut sangat seru dan menantang untuk dicoba bermain bersama teman-temannya nanti.
Lalu, Pak Faizal selaku ketua panitia dalam acara Sakura Expo juga ikut mengungkapkan perasaan senangnya hari ini karena melihat siswa-siswi yang aktif dan menikmati permainan dari awal sampai akhir.

Potret Bersama Pak Faizal
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
“Ketika saya mengamati itu, anak-anak itu luar biasa dengan mereka bermain permainan tradisional, mereka seperti punya ketertarikan, ya. Jadi saya ikut senang juga gitu.”
Beliau juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada tim TGR karena telah menghibur siswa-siswi dengan kegiatan yang positif dan juga sangat bermanfaat supaya dapat lebih mengenal bahwa begitu beragam permainan tradisional yang lebih seru dari bermain gadget.
Yuk, ikuti dan pantau terus kegiatan TGR setiap harinya. Karena masih banyak kegiatan yang seru, positif, dan penuh pengalaman menyenangkan lainnya yang akan hadir untuk berbagi cerita serta kebahagiaan bersama adik-adik. Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (FZA/ed.PAZ)
Writer: Hafizah Ridha Nazafi
Editor: Putri Aulia Zulfa
Graphic Designer: Indiana