Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

TGR x Voluntrip by Kitabisa Berbagi Bahagia dengan Bermain Bersama di Panti Asuhan Tebet

Minggu, 02 Agustus 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 5 Kali

Halo, Sobat TGR! Untuk rehat sejenak dari deadline kuliah dan pekerjaan, kakak-kakak dari Voluntrip by Kitabisa memilih untuk menghabiskan waktu dengan bermain dan bersenang-senang bersama adik-adik di panti asuhan Tebet. Kegiatan yang diadakan pada 12 Juni 2026 menjadi kegiatan yang tak mudah untuk dilupakan bagi adik-adik panti maupun peserta Voluntrip. 

Sesi Perkenalan Peserta Volunteer

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Sebelum mulai bermain, peserta Voluntrip diajak untuk saling berkenalan. Seperti kata pepatah, “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, mereka berkumpul membuat lingkaran besar dan satu persatu menyebutkan nama serta domisilinya. Setelah saling mengenal, adik-adik panti diajak bergabung ke dalam lingkaran dan berbaur bersama kakak-kakak volunteer

Untuk membuat suasana semakin akrab, Kak Nina mengajak mereka mengikuti sebuah challenge perkenalan. Peserta volunteer ditantang menghafal tujuh nama adik, sementara adik-adik panti diminta menghafal lima nama kakak volunteer. Tantangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan beberapa permainan sederhana yang semakin mencairkan suasana dan mempererat keakraban di antara mereka. 

Pembuka Kegiatan yang Seru

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setelah melakukan kegiatan pembuka yang menyenangkan, saatnya masuk ke inti kegiatan, yaitu bermain permainan tradisional. Sebelum memulai permainan, Kak Nina membagi para peserta ke dalam beberapa kelompok agar kegiatan berjalan dengan aman. Antusias yang terpancar dari wajah para peserta disertai sorak semangat setelah mendapat kelompok menciptakan suasana yang meriah di lingkungan panti. 

Pos 1 Permainan Damdas

Dimulai dari pos pertama, permainan yang akan dimainkan adalah damdas tiga batu. Permainan ini dilakukan oleh sepasang kakak dan adik yang bermain secara bergantian sambil menyusun strategi untuk membentuk tiga batu dalam satu garis. 

Permainan ini dimulai dengan salah satu pemain yang menggeser satu batu setiap giliran dengan tujuan membentuk tiga batu sejajar, baik secara horizontal, vertikal, maupun diagonal. Peserta yang lebih dulu berhasil menyusun tiga batu dalam satu garis menjadi pemenangnya. 

Potret Bermain Damdas

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Wajah para peserta terlihat begitu fokus memperhatikan papan permainan. Ada yang sibuk menghitung langkah, ada juga yang beberapa kali mengubah strategi agar bisa memenangkan permainan di pos ini.

Pos 2 Memory Chess

Permainan ini menguji daya ingat dan ketelitian peserta dengan mencocokkan pasangan warna yang tersembunyi di bawah bidak kayu. Peserta bergantian mencabut dua bidak. Jika warnanya sama, bidak menjadi milik pemain. Jika berbeda, bidak dikembalikan ke posisi semula. 

Potret Bermain Memory Chess

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Selama permainan berlangsung, wajah para peserta tampak serius mengingat letak setiap warna yang pernah mereka lihat. Sesekali terdengar sorakan tepuk tangan ketika ada yang berhasil menemukan pasangan warna dengan tepat, sementara yang lain saling menyoraki saat salah menebak. 

Pos 3 Uno Stacko

Pada permainan Uno Stacko, peserta bergantian mengambil satu persatu balok dari bagian bawah atau tengah menara dan meletakkannya kembali di bagian paling atas. Setiap balok yang diambil membuat menara semakin tidak seimbang, sehingga semua peserta ikut menahan napas sambil menunggu apakah menara akan tetap berdiri atau justru roboh. 

Potret Bermain Uno Stacko

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Ketika menara semakin tinggi ketegangan juga semakin terasa saat menara mulai bergoyang. Namun, begitu menara akhirnya roboh, suasana langsung terpecah oleh tawa dan sorak sorai dari para peserta.

Pos 4 Uno Smoking

Tiba di pos terakhir, yaitu bermain uno smoking. Permainan Uno kali ini berbeda dari biasanya. Di sela-sela tumpukan kartu yang dimainkan setiap kelompok, terdapat beberapa kartu berisi pertanyaan seputar bahaya rokok. 

Potret Bermain Uno Smoking

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Saat seseorang mengeluarkan kartu tersebut, dia harus menjawab pertanyaannya sebelum permainan dapat dilanjutkan. Ketika ada anggota yang belum mengetahui jawabannya, anggota kelompok lainnya saling membantu memberikan pendapat sehingga permainan lebih interaktif dan penuh kerja sama. 

Setelah menguras tenaga untuk bermain di empat pos, para peserta diajak beristirahat sejenak. Tim TGR membagikan snack untuk mengisi kembali energi. Sambil menikmati camilan, mereka mengobrol santai dan berbagi cerita, suasana hangat yang tercipta secara tidak sengaja semakin mempererat kebersamaan.  

Sesi Istirahat

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Usai beristirahat, kegiatan kali ini dilanjutkan dengan tebak-tebakan yang diberikan Kak Nina. Berbagai pertanyaan sederhana dilontarkan kepada adik-adik, mulai dari pengetahuan umum hingga pertanyaan seputar permainan yang telah dimainkan. Adik-adik yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapatkan hadiah.

Sesi Tebak-tebakan

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Karena energi sudah diisi dengan makanan ringan, jiwa semangat dalam diri adik-adik semakin bertambah. Ketika Kak Nina selesai memberikan pertanyaan, mereka dengan cepat mengangkat tangan untuk menjawab, sesekali teman-temannya ikut memberikan semangat dan tapi juga menertawakan saat mendengar jawaban yang lucu. Sebanyak enam orang berhasil menjawab pertanyaan dan mendapat hadiah dari TGR.

Potret Anak yang Berhasil Menjawab 

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Sesi tebak-tebakan pun berakhir, menandai berakhirnya pula seluruh rangkaian kegiatan hari itu. Adik-adik panti diarahkan untuk berbaris rapi dan berpamitan dengan kakak-kakak volunteer. Mereka saling bersalaman, mengucapkan terima kasih, dan memberikan senyum hangat sebelum berpisah. Meski waktu kebersamaan terbilang singkat, momen perpisahan ini terasa begitu mengharukan dan menjadi penutup yang manis bagi kegiatan hari itu. 

Pembagian Bingkisan 

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Untuk mengabadikan momen hari ini, seluruh peserta pun berkumpul untuk berfoto bersama. Dengan hitungan, "Satu, dua, tiga... cekrek!" 

Sesi Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Kesan Pesan Dari Mereka 

Jika kalian penasaran dengan perasaan para peserta hari itu, yuk simak kesan dan pesan mereka setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan!

Kesan pertama datang dari Egi, salah satu adik yang sangat aktif pada saat kegiatan, “Hari ini aku seneng seneng seneng. soalnya aku bisa main-main gini seharian walaupun ga sampe malem si,” ungkap Egi. Bahkan dia sampai mengulang kata “Senang” sampai tiga kali saking semangatnya.

Egi juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada kakak-kakak volunteer yang telah meluangkan waktu untuk bermain dan berbagi kebahagiaan bersama adik-adik panti. Ia berharap suatu hari nanti dapat kembali bertemu dan mengikuti kegiatan bermain permainan tradisional lagi.

Selanjutnya, giliran Laura yang membagikan ceritanya. Dengan senyum semringah, ia mengungkapkan kesan dan perasaannya setelah menghabiskan waktu bermain bersama kakak-kakak volunteer dan teman-teman lainnya. 

“Aku bahagia si bisa ketemu dan main sama kakak-kakak yang baik dan cantik,” ujar Laura. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh permainan yang dimainkan hari itu sangat seru dan ia menyukai semua permainannya. Hal ini yang membuatnya betah mengikuti setiap rangkaian kegiatan. 

Sesi Wawancara Bersama Egi dan Laura

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setelah mendengar cerita dari adik-adik panti, kini giliran kakak-kakak volunteer yang membagikan cerita mereka setelah mengikuti kegiatan seharian ini. 

Saat ditanya bagaimana perasaan kalian pada hari ini, mereka dengan kompak menjawab, “Senang sekali!,”

Aku senang karena bisa main sama adik-adik yang usil-usil kaya gini nih, seru!,” ungkap Kak Kharisma. Alasan Kak Kharisma ternyata sama dengan Kak Rahel. Menurut Kak Rahel, tingkah adik-adik yang aktif dan menggemaskan membuat suasana selama kegiatan terasa begitu seru. Meski sesekali usil, justru itulah yang membuat kebersamaan hari itu terasa lebih menyenangkan.

Kak Rahel mengungkapkan tujuannya mengikuti kegiatan volunteer, “tujuan aku tu buat nambah pengalaman, terus  aku juga mau main sama adik-adik gemes,” ungkap Kak Rahel.

Tak hanya Kak Rahel saja, Kak Kharisma yang juga dengan semangat menjelaskan mengapa dia tertarik untuk mengikuti kegiatan volunteer bersama Voluntrip by Kitabisa. “Kalo aku sendiri, untuk mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat yaitu mengikuti kegiatan volunteer,” jelas Kak Kharisma.

Foto Bersama Kak Rahel dan Kak Kharisma

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Nah, Sobat TGR, setelah mendengar cerita yang disampaikan oleh kakak-kakak dan adik-adik, terbukti bahwa kegiatan yang diadakan tim TGR memang selalu membawa kebahagiaan bagi siapa pun yang mengikutinya. Sebab, di setiap kegiatan selalu ada tawa yang tercipta, cerita yang dibagikan, serta kenangan indah yang akan terus melekat. 

Ayo, pantau terus kegiatan yang diadakan oleh tim TGR. Jika kalian memiliki peluang untuk mengikuti salah satu kegiatannya, jangan lupa ikut serta, ya! karena masih banyak kegiatan yang seru, positif, dan penuh pengalaman menyenangkan lainnya. Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (FZA/ed.PAZ)

Writer: Hafizah Ridha Nazafi

Editor: Putri Aulia Zulfa

Graphic Designer: Indiana

Komentari Tulisan