Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Merayakan HUT Indonesia ke-81 dengan Bermain Permainan Tradisional di Ancol

Kamis, 08 Oktober 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 11 Kali

Hai, Sobat TGR! Apa kabar? Semoga baik baik saja yaa. Kalian tentunya sudah tau kalau bulan Agustus merupakan bulan yang spesial bagi masyarakat Indonesia. Tepat 81 tahun lalu, pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya setelah melewati perjuangan panjang melawan penjajahan.

Setiap tahunnya, semangat kemerdekaan ini pun dirayakan dengan berbagai kegiatan seru. Mulai dari tumpengan, berbagai lomba 17-an, sampai acara kebersamaan yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa.

Nah, tahun ini TGR kembali ikut memeriahkan suasana 17-an melalui kolaborasi bersama Teman Bumil & Parenting. Acara yang berlangsung di Walking Drums, Ancol, ini menghadirkan berbagai permainan tradisional yang bisa diikuti oleh adik-adik.

Kira-kira ada permainan apa aja yaa di acara kali ini? Simak terus artikel ini sampai selesai yaa!

Registrasi dan pembukaan acara

Keseruan dimulai sejak pukul 08.00 WIB saat peserta mulai melakukan registrasi. Setelah melakukan registrasi, panitia dari Teman Bumil & Parenting mengarahkan peserta untuk menempati tempat yang telah disediakan. Acara kemudian dibuka oleh MC yang menyambut para peserta sekaligus menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung.


Sambutan dari tim TGR
(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Sambil para orangtua mengikuti sesi talk show, adik-adik mulai diarahkan untuk keluar ruangan dan bermain permainan tradisional bersama tim TGR. Nah, di sinilah keseruan yang sudah ditunggu-tunggu dimulai!

Saatnya permainan tradisional beraksi!

Tim TGR sebelumnya sudah membagikan dua zona yang menyesuaikan dengan kemampuan dan umur adik-adik. Terdapat zona A yang dikhususkan untuk adik-adik berusia 3-4 tahun, dengan permainan-permainan yang lebih ringan. Lalu, di zona B, dikhususkan untuk adik-adik berusia 5-7 tahun dengan berbagai permainan yang lebih banyak melibatkan aktivitas fisik.

Setelah adik-adik sudah keluar ruangan, panitia dan tim TGR  mulai mengelompokkan adik-adik berdasarkan nomor kelompok yang telah dibagikan saat registrasi. Terdapat 5 kelompok untuk zona A maupun B, dengan setiap kelompoknya beranggotakan sekitar 5–7 adik-adik.

Tenang saja, adik-adik tidak bermain sendirian. Di setiap kelompok terdapat tim TGR yang siap menemani, menjaga, sekaligus mengarahkan mereka selama permainan berlangsung.

Sistem permainan kali ini menggunakan konsep pos-to-pos. Jadi, setiap kelompok akan berpindah dari satu pos ke pos berikutnya agar semua adik-adik mendapatkan kesempatan untuk mencoba seluruh permainan yang tersedia.

5 Pos di Zona A, antara lain:

  • Pos 1: Karet

  • Pos 2: Telepon Kaleng + Bermain Jejak

  • Pos 3: Engklek

  • Pos 4: Ular Tangga Duduk

  • Pos 5: Memindahkan Bendera

Keseruan Adik-Adik Zona A
(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Sementara itu, 5 Pos di Zona B sebagai berikut:

  • Pos 6: Engklek

  • Pos 7: Ular Tangga Raksasa

  • Pos 8: Karet

  • Pos 9: Estafet Bola + Cone Ring

  • Pos 10: Bermain Jejak + Ular Naga


Keseruan Adik-Adik Zona B
(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Pada awal permainan, beberapa adik-adik terlihat masih malu-malu dan ragu untuk ikut bermain. Namun, dengan dukungan serta arahan dari tim TGR, perlahan mereka mulai berani mencoba.

Suasana pun semakin ramai ketika adik-adik mulai menikmati setiap permainan. Dari satu pos ke pos lainnya, mereka terlihat semakin antusias untuk menyelesaikan semua tantangan yang tersedia.

Meskipun usia mereka masih dini, ternyata beberapa adik-adik sudah tidak asing dengan permainan tradisional yang ada di setiap pos. Salah satunya adalah Akbar, yang baru berusia 5 tahun. Saat bermain telepon kaleng, Akbar bercerita bahwa ia sudah pernah memainkan permainan tersebut bersama ayahnya. 

“Aku pernah main ini (telepon kaleng) sama ayah,” ujar Akbar sembari asyik bermain telepon kaleng bersama temannya.

Wah, dari cerita Akbar ini menunjukkan bahwa permainan tradisional masih bisa menjadi bagian dari momen kebersamaan antara anak dan orangtua, lho. Di tengah banyaknya pilihan permainan modern saat ini, ternyata permainan sederhana seperti telepon kaleng tetap mampu menciptakan kenangan bersama keluarga.

Selain itu, kehadiran permainan lainnya seperti engklek, karet serta ular tangga menjadi momen untuk tepat untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada adik-adik. Dengan bermain, mereka juga bisa mendapatkan kesempatan untuk bergerak aktif, bersosialisasi, dan menciptakan pengalaman baru bersama teman-teman.

Serunya permainan tradisional tidak akan hilang!

Tidak terasa, seluruh kelompok akhirnya menyelesaikan permainan dari setiap pos. Lalu, panitia mengarahkan adik-adik kembali masuk ke ruangan untuk mengikuti rangkaian selanjutnya yaitu doorprice, lunch, dan penutup acara.

Dari kegiatan 17-an kali ini, ada satu hal yang kembali diingatkan: permainan tradisional ternyata masih bisa menjadi pilihan bermain yang seru bagi anak-anak. Di tengah banyaknya permainan modern serta gadget yang semakin mudah ditemui, permainan seperti engklek, karet, ular naga, hingga telepon kaleng tetap punya keseruannya sendiri, lho.

Terdapat banyak hal yang bisa didapatkan dari permainan tradisional. Salah satunya, anak-anak dapat bergerak aktif, bermain bersama teman-temmannya, belajar mengikuti aturan, dan yang tidak kalah penting, mengenal permainan yang sudah dimainkan oleh generasi sebelumnya.

Mungkin bagi sebagian orang, permainan-permainan ini terlihat sederhana. Namun, justru dari kesederhanaan itulah tercipta banyak cerita yang bisa dikenang. Seperti Akbar yang bermain telepon kaleng bersama temannya setelah sebelumnya mengenal permainan tersebut dari sang ayah.

Lewat kegiatan seperti ini, permainan tradisional bukan hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga bisa terus diperkenalkan dan dimainkan oleh generasi sekarang. Karena siapa bilang permainan tradisional itu sudah nggak seru? Coba mainkan lagi, dan rasakan sendiri keseruannya! 

Nah, untuk Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant hingga narasumber, hubungi kami dengan klik tautan ini ya!

Yuk, ikuti terus keseruan kegiatan TGR lainnya! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (TSN)

Writer : Tsania

Editor : Samuel Wangsa

Graphic Designer : Nurul

QC/Publisher : Samuel Wangsa

Komentari Tulisan