"17 Agustus tahun 45... Itulah Hari Kemerdekaan Kita"
Ya, itulah salah satu lirik lagu kemerdekaan yang sering dinyanyikan pada saat peringatan HUT RI. Cerita ini dimulai pada saat aku merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus, kampungku pasti akan mengadakan berbagai jenis lomba, ada lomba balap karung, lomba balap kelereng, lomba balap egrang, lomba panjat pinang dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain lombanya yang banyak, hadiah yang disiapkan pun meriah. Tak heran, banyak orang mulai dari yang muda sampai yang tua pun ikut memeriahkan, entah itu mengikuti lomba ataupun yang cuma menonton saja.
Tentu saja, tak ketinggalan aku pun pasti hadir dalam perlombaan itu, bukan untuk menonton melainkan ikut serta dalam perlombaan yang diadakan. Pada waktu itu, aku mendaftar untuk mengikuti lomba balap egrang. Lomba balap egrang adalah lomba yang paling aku suka dan lomba yang sering aku ikuti disetiap peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampungku. Sudah menjadi tradisi lomba balap egrang diadakan di peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampungku.
Setelah aku mendaftar, menunggu dan menonton perlombaan lain yang sedang berlangsung. Giliranku pun datang, apalagi kalau bukan lomba balap egrang. Di lomba ini ada salah satu pesaingku yaitu teman sekampungku. Tahun lalu aku kalah di lomba egrang ini, dan aku bertekad untuk memenangkannya di tahun ini. Walaupun lomba ini terbilang mudah - hanya berjalan atau lari menggunakan egrang atau bambu yang menjadi pijakannya - tapi jika tidak memperhatikan keseimbangan, kita bisa-bisa tersandung dan jatuh.
Saat peluit dibunyikan, aku segera bertumpu pada egrang dan berjalan sekencang-kencangnya. Aku berhasil berada di barisan depan, tapi di belakangku tak ketinggalan teman-temanku mengejar. Aku terus saja berjalan secepat mungkin. Garis finis sudah di depan mata, hanya tinggal beberapa pijakan lagi, suara teman-temanku yang memberi semangat pun semakin keras saat aku mendekati garis finis. Akhirnya, akulah yang sampai duluan di garis finis. Aku segera meninggalkan egrang yang kupakai dan berlari ke arah teman-temanku. Kami pun berteriak kesenangan, seakan-akan memenangkan lomba kejuaraan internasional. Masing-masing dari kami mendapat hadiah. Aku mendapat satu set tempat makan, teman-temanku ada yang mendapatkan buku, alat tulis, dan aneka snack.
Itulah pengalamanku bermain di perlombaan 17 Agustusan, walaupun lomba yang diadakan hanya sederhana tapi aku senang dapat berkumpul bersama-sama untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Walaupun aku dan teman-temanku berbeda-beda, tetapi kami tetap satu yaitu Indonesia. MERDEKA!!! (Kontributor, Ilham/ed.SF)
SUMBER GAMBAR:
_____. tanpa tahun. lomba 17 agustus kekinian lomba balap egrang. Dikutip dari Lawang Techno: https://www.lawangtechno.com/wp-content/uploads/2019/08/lomba-17-agustus-kekinian-Lomba-Balap-Egrang.jpg. Diakses 19 Agustus 2021.
Opini Sobat Tgr MerdekabermainMitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.