Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Belajar Parenting dengan Permainan Tradisional

Jum'at, 21 Januari 2022 ~ Oleh Auliya Ichda ~ Dilihat 1925 Kali

Halo Sobat TGR!

Parenting merupakan pola asuh orang tua untuk menunjang tumbuh kembang anak. Penerapan ilmu parenting ini sangat penting sebagai upaya pembentukan kepribadian anak yang baik. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan parenting pada anak, misalnya ketika bermain. Ayah bunda dapat mengajak si kecil untuk memainkan permainan tradisional sambil menceritakan pengalaman masa kecil  saat bermain. Kegiatan menyenangkan dan edukatif ini mampu meningkatkan bonding keluarga lho!

 (Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Aku ingin merekomendasikan salah satu permainan tradisional untuk menerapkan ilmu parenting bagi orang tua, yakni tapak gunung atau engklek. Sebelum bermain, anak dan orangtua bersama-sama menggambar delapan kotak dan setengah lingkaran di bagian paling atas. Permainan ini dapat digambarkan di atas tanah atau lantai dengan media kapur maupn spidol/ lakban. Lalu, tulislah angka secara berurutan di kotak tersebut, sambil menulis minta anak-anak menyebutkannya. Jika alas bermain sudah selesai digambar, siapkan batu atau pecahan genteng sebagai gacoan.  Undi urutan main dengan suit atau hompimpa.

 

 (Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Pemain pertama melempar gacoan  ke dalam kotak nomor satu, lalu melompat ke kotak-kotak itu secara berurutan dengan satu kaki. Ketika melompat, kaki pemain tidak boleh menyentuh garis batas pola engklek. Jika menyentuh garis, maka pemain harus berganti giliran dengan pemain selanjutnya. Permainan berjalan hingga ada pemain yang lebih dulu menyelesaikan lemparan batu dan lompatan ke angka delapan. Permainan berakhir ketika pemain beranjak ke angka sembilan dan  mengambil gacoan dengan cara berjongkok membelakangi angka sembilan (setengah lingkaran) sambil menebak keberadaannya.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Banyak pelajaran yang dapat diambil melalui kegiatan bermain permainan tradisional bersama, misalnya mengajarkan anak untuk melatih komunikasi dan interaksi. Hal tersebut akan memudahkan orangtua saat menjelaskan aturan permainan, anak-anak juga dapat aktif dengan bertanya. Kemudian, anak-anak dilatih untuk bersikap sabar dan tidak egois. Dua karakter tersebut merupakan benteng utama yang harus dimiliki setiap anak. Permainan tradisional juga dapat mengajarkan anak untuk menerima kemenangan dan kekalahan dengan bijak. Perlahan akan terbentuk jiwa sportivitas dalam diri anak sehingga menghindarkan mereka dari sifat egois. Terima kasih sudah membaca, Sobat TGR! Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah! (Kontributor, Auliya Ichda/ed.AW).

Permainan Tradisional Engklek Parenting Tgr Parenting Anak Dan Orangtua Kegiatan Menarik
Komentar
aghnina
Setuju banget main bareng keluarga ningkatin bonding
22 Januari 2022
Komentari Tulisan