Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Bersemangat Main Bersama Anak-Anak Gereja HKBP Kebayoran Baru

Jum'at, 01 Juli 2022 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 851 Kali

Jakarta, 1 Juli 2022 – Traditional Games Returns (TGR) Community diundang untuk mengisi kegiatan yang diadakan oleh Gereja HKBP Kebayoran Baru, Jakarta. Kegiatan dilaksanakan di luar area gereja dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, yakni tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut diawali dengan berdoa dan pengarahan dari pihak penyelenggara dan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Kemudian sekitar pukul 11.00 siang tim TGR bermain bersama anak-anak dengan antusias.

  

(Dokumentasi TGR Community, 2022)

 

Tim TGR dan tim penyelenggara bekerja sama untuk membuat anak-anak merasa senang ketika bermain. Permainan yang disediakan cukup banyak, di antaranya ada balap karung, bakiak, egrang batok, rampu alu, lenggang rotan, gasing, ampar-ampar pisang, dan masih banyak lainnya. Pukul 12 siang, tim penyelenggara mengarahkan anak-anak peserta kegiatan untuk beristirahat dan diarahkan untuk makan siang bersama.

Selepas itu, tim TGR melanjutkan bermain dengan anak-anak. Mereka masih tetap bersemangat seperti awal bermain tadi. Mereka pun bermain permainan ular naga, ular tangga, kucing dan tikus, dan lainnya. Semua pihak baik tim TGR, pihak penyelenggara dan anak-anak yang mengikuti rangkaian kegiatan benar-benar antusias dengan permainan tradisional yang diperkenalkan sekaligus dimainkan bersama.

  

(Dokumentasi TGR Community, 2022)

 

Ih, aku senang banget main ini, aku tuh tahu ini [egrang batok] dari youtube loh”, kata salah satu anak yang sedang bermain egrang batok saat ditanya oleh tim TGR. Anak-anak lainnya pun sempat ada yang tetap ingin bermain walau acara sudah usai. Sembari menunggu jemputan masing-masing, mereka menyempatkan diri bermain gasing dan permainan lainnya yang tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga seperti lenggang rotan maupun suten/suit. Kegiatan hari itu berlangsung dengan sangat seru juga disambut dengan semangat sekali dari anak-anak yang memainkan permainan tradisional. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama juga penghargaan kepada tim TGR dari pihak penyelenggara.

(Dokumentasi TGR Community, 2022)

 

Melestarikan permainan tradisional bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Melestarikan permainan tradisional pun tidak bisa dilakukan jika kita hanya mengenalkan, lebih dari itu kita harus mengajaknya bermain, sehingga anak dapat mengingatnya dengan baik dan bisa diteruskan kepada generasi selanjutnya. Yuk, jangan lupa ajak anak bermain! Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (KUN/ed.SF)

Tgr Jalan-jalan Hkbp
Komentari Tulisan