Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Nostalgia Permainan Tradisional bersama Komunitas Sekolah Lansia Cempaka di RPTRA Kampung Benda

Selasa, 15 April 2025 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 361 Kali

  Hi, Sobat TGR! Di tengah-tengah keriweuhan aktivitas yang dijalani, terkadang kita melupakan suatu hal penting, yaitu kebahagiaan. Kebahagiaan sendiri, ternyata bisa hadir melalui hal-hal sederhana lho Sobat TGR, seperti berbincang-bincang santai dengan orang terdekat, atau hanya menebar senyuman sudah bisa membuat hati seseorang terasa lebih hangat.

  Selain itu, kebahagiaan bisa didapat jika kita bisa berbagi dengan orang lain. Berbagi dengan orang lain tidak melulu tentang harta kok, masih banyak cara untuk berbagi seperti berbagi kebahagian dengan para lansia. Seperti yang kami (Tim TGR), Voluntrip by Kitabisa, dan Komunitas Sekolah Lansia Cempaka lakukan, dengan mengajak para lansia RPTRA Kampung Benda untuk kembali bernostalgia bermain permainan tradisional, pada tanggal 8 Februari 2025 lalu!

  Sobat TGR pasti sudah tidak asing dengan Voluntrip by Kitabisa, atau TGR kan (pastinya dong, hehe)? Namun, apa sih Sekolah Lansia Cempaka? Seperti namanya, sekolah ini merupakan program pendidikan untuk lansia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dengan berbagai kegiatan seputar sosial, edukasi, dan kesehatan. 

  Wah tujuan mereka begitu mulia ya, dengan ini para lansia masih bisa berkegiatan dengan positif sembari menikmati masa tuanya. Bagaimana, sudah penasaran belum dengan kegiatannya? Daripada berlama-lama lagi, yuk throwback!

Keseruan Jalannya Acara!

  Apapun acaranya pastinya tak lengkap jika tidak ada namanya briefing, agar semua panitia dapat memahami alur, serta do’s and don’ts acara tersebut. Briefing juga diisi dengan perkenalan satu sama lain agar saling mengenal, seperti pepatah lama “tak kenal, maka tak sayang”. 

Briefing bersama Voluntrip by Kitabisa

(Dokumentasi TGR Community, 2025) 

  Setelah lebih mengenal satu sama lain, para anggota Voluntrip by Kitabisa yang hadir diminta untuk menyebutkan permainan tradisional yang pernah mereka mainkan. Ada yang pernah bermain gasing, egrang, dampu bulan, dan bola bekel. 

  Ternyata, hampir dari semua anggota Voluntrip by Kitabisa sepakat bahwa permainan favorit mereka adalah bola bekel! Wajar aja sih, bermain bola bekel selalu menyenangkan karena permainan ini simple dan tentunya seru dan juga tak terbatas oleh gender.

  Anyway, sebelum acara dibuka para anggota Voluntrip by Kitabisa dibagi menjadi enam kelompok terlebih dahulu, agar lebih mudah dalam sesi bermain nantinya. Setelah dipastikan semua orang mendapatkan arahan dan informasi yang baik, acara resmi dibuka oleh Kak Nina dengan doa bersama.

  Setelah doa bersama, acara dilanjutkan ke sesi selanjutnya yaitu senam bersama! Selain menyehatkan, senam bersama ini penting untuk meregangkan otot-otot yang kaku, terlebih lagi nantinya para lansia ini akan bermain permainan tradisional. Para lansia ini terlihat antusias lho, terlebih lagi saat lagu “APT” diputar.

Potret Sesi Senam bersama Lansia

(Dokumentasi TGR Community, 2025)  

  Sesi senam bersama lansia ini berlangsung meriah, baik para lansia maupun anggota Voluntrip by Kitabisa terlihat begitu semangat. Bahkan gak jarang juga lho, para lansia ini lebih semangat daripada yang muda-muda. 

  Setelah pemanasan dengan senam, acara dilanjutkan ke pertunjukan angklung oleh para lansia. Mereka membawakan tiga lagu, yaitu “Sirih Kuning”, “Tombo Ati”, dan lagu yang tidak diduga-duga adalah “Can’t Help Falling in Love” dari Elvis Presley. Wah, keren banget ya mereka!

Potret Penampilan Angklung oleh Para Lansia

(Dokumentasi TGR Community, 2025) 

  Pertunjukan angklung oleh para lansia di RPTRA Kampung Benda ini menunjukan bahwa mereka yang sudah tua-tua ini, masih tetap bisa berkarya lho! Setelah penampilan yang memukau dari mereka, kurang lengkap rasanya jika tidak dilanjutkan dengan sesi ice breaking!

  Bagi kalian yang sering membaca artikel liputan kegiatan TGR, pastinya sudah tak asing lagi dengan permainan tradisional yang dimainkan pada sesi ini! Yup benar, pada sesi permainan tradisional yang dimainkan adalah cingciripit, ampar-ampar pisang, dan suit.

  Sesi ini memang terbukti ampuh untuk mencairkan suasana, terlihat para lansia begitu happy saat bermain permainan ini. Nih, coba lihat kolase foto berikut!

Potret Sesi Ice Breaking Cingciripit dan Ampar-ampar Pisang

(Dokumentasi TGR Community, 2025)  

  Sudah terlihat kan, kebahagiaan terpancar di wajah mereka? Nah, setelah seru-seruan dengan sesi ice breaking acara dilanjutkan dengan sesi kuis berhadiah. Sesi kuis berhadiah ini berisi berbagai pertanyaan seputar Indonesia dan kehidupan sehari-hari, seperti nama-nama pulau, serta jenis-jenis transportasi umum.

  Ketika sesi kuis berhadiah berlangsung mereka terlihat begitu antusias, bahkan mereka aktif menjawab. Selain itu, tanpa disadari terjalin interaksi satu sama lain, sehingga mereka saling mengenal satu sama lain. 

  Sudah terasa belum keseruannya? Eits, tak sampai di situ saja, keseruan berlanjut ke sesi berikutnya yaitu pembuatan yel-yel oleh setiap kelompok. Setelah penampilan yel-yel selesai, saatnya kita menuju sesi yang digadang-gadang nih, apalagi kalau bukan seis bermain permainan tradisional!  

  Pada sesi bermain permainan tradisional, terdapat enam permainan yang dimainkan yaitu gasing, estafet karet, congklak, kuda bisik, keprayan, dan Memory Game. Setiap kelompok mendapatkan giliran selama sepuluh menit untuk memainkan permainan tersebut yang dipandu langsung oleh Tim TGR. 

Potret Sesi Bermain Permainan Tradisional

(Dokumentasi TGR Community, 2025) 

  Bermain permainan tradisional dapat merawat kembali ingatan masa kecil mereka, terlebih lagi permainan yang dimainkan baik untuk meningkatkan motorik serta daya ingat para lansia ini. Contohnya Memory Game, dimainkan dengan memilih dua kartu dengan gambar yang sama.

  Semua peserta, baik para lansia maupun anggota Voluntrip by Kitabisa terlihat menikmati momen bermain permainan tradisional yang ada. Terlihat mereka begitu fokus dan saling bekerja sama untuk menyelesaikan permainan yang diberikan.

  Acara ini seru banget yah, Sobat! Tak sampai di situ, para peserta juga memberikan pengalam mereka mengenai acara tersebut. Kira-kira apa ya?

Kata Mereka tentang Acara Hari Itu

  Ibu Sugi, Kepala Sekolah dari Sekolah Lansia Cempaka membagikan pendapatnya tentang acara ini. Beliau terlihat begitu senang dengan adanya acara ini, bahkan merasakan nostalgia masa kecil dulu.

"Acara hari ini buat Ibu senang banget, karena ada permainan congklak, apalagi dari dulu saya sukanya main congklak dan juga gasing. Ini benar-benar jadi mengingat masa lalu saat bermain permainan tradisional.” 

“Pesan dari Ibu, jangan cukup sampai di sini acara seperti ini. Harus bisa dikembangkan lagi dan membawa manfaat kepada sesama dan berbahagia bersama dalam berkegiatan," ujar Ibu Sugi sebagai kepala Sekolah Lansia Cempaka.

  Setelah Ibu Sugi yang membagikan kesannya, salah dua anggota Voluntrip by Kitabisa yaitu Kak Theresia dan Kak Zaini juga turut berkomentar. Kak Theresia menjelaskan bahwa merasa senang sekali karena dapat melihat para lansia tersenyum dan ia juga merasa menambah pengetahuan tentang permainan tradisional. 

"Hari ini happy banget dan menambah pengalaman baru. Banyak dapat pemahaman baru dalam segi permainan, kebetulan aku juga gak semua tau permainan tradisional seperti gasing.” 

“Selain itu, melihat senyum para lansia buat happy. Melihat semangat para lansia, jadi sadar kalau kita sebagai anak muda harus lebih semangat juga. Thank you banget sudah menyelenggarakan acara ini dan semangat untuk semua," kata Kak Theresia selaku Voluntrip by Kitabisa.

"Acara ini keren sih, fokus komunitasnya ke permainan tradisional dan itu kreatif banget. Ini first time aku ketemu dengan komunitas yang fokusnya ke arah tersebut.”

“Aku paling senang main congklak. Tapi aku sebelumnya belum pernah main keprayan, jadi sekarang baru tau kalau ada permainan seperti itu. Semangat untuk semua, jangan cukup sampai di sini yah," tambah Kak Zaini selaku Voluntrip by Kitabisa.

  Selain berbagi kebahagiaan dengan lansia, acara ini turut merawat ingatan mereka serta memberikan pengetahuan mengenai permainan tradisional yang ada di Indonesia. Dapat dilihat ya Sobat TGR berdasarkan penuturan dari Kak Theresia dan Kak Zaini, mereka yang awalnya tidak mengetahui permainan gasing dan keprayan menjadi lebih kenal lagi!

  Tak terasa ya, kita sudah memasuki penghujung acara. Untuk menutup acara ini, rasanya kurang afdol jika momen ini tidak diabadikan. Oleh karena itu, “one, two, and three… say kimchi!”

Potret Sesi Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2025)  

  Menghabiskan momen bersama lansia tidak hanya menunjukan rasa kepedulian, namun juga merupakan sebuah penghormatan atas perjalanan panjang yang telah mereka lewati. Sobat TGR, jangan lupa berbagi kebahagiaan juga ya ke lansia terdekat!

Jalan-jalan ke kota tua, singgah sebentar beli cerita, 

terima kasih sudah membaca, sampai jumpa di artikel selanjutnya!” 

  Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami mulai dari pengisi acara, tenant, hingga narasumber bisa hubungi kami di nomor berikut ya! +62 856 9479 2992 (Salsha/Admin TGR). Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!  (DIA/ed. HRV)

Journalist: Nadia Baharuddin

Editor: R. Harvie R. B. R

Graphic Designer: Dinda Priska

QC/Publisher: R. Harvie R. B. R

Traditional Games Returns Tgr Care Kerelawanan Bermain Permainan Tradisional Dengan Lansia Tgr X Voluntrip By Kitabisa Voluntrip By Kitabisa Lansia Berkegiatan Dengan Lansia Sekolah Lansia Cempaka Rptra Kampung Benda
Komentari Tulisan