Halo, Sobat TGR! Seperti yang kalian ketahui, bahwa TGR memiliki acara offline untuk menunjang visinya yaitu melestarikan permainan tradisional dan hak-hak anak. Salah satunya adalah “TGR Goes to School”, yang mana kami berbagi kebahagiaan dengan bermain permainan tradisional di sekolah-sekolah. Nah, pada tanggal 20 Februari 2025 lalu, kami kembali hadir ke sekolah lho, tepatnya di SDS Shibghah Akhlak Quran (SAKURA), Cikunir, Bekasi!
Bertajuk “Gelar Karya P5: Main Bareng, Seneng Bareng!’’, TGR Goes to School ini tentunya Tim TGR bermain permainan tradisional bersama adik-adik, sekaligus mengasah tingkat kreativitas mereka. Intinya, bisa dibilang acara ini komplit deh, karena selain seru-seruan mereka juga bisa berperan dalam pelestarian permainan tradisional secara langsung.
Sebelum kita masuk ke keseruan jalannya acara, kalian penasaran gak sih sama SDS Shibghah Akhlak Quran yang biasa disebut Sekolah Sakura ini? Daripada penasaran, mending kita bahas dulu yuk profil mereka!
Sekolah Shibghah Akhlak Quran, atau dikenal dengan Sekolah Sakura ini, merupakan sekolah berbasis Agama Islam yang berlokasi Komplek Perumahan Taman Cikunir Indah Jl. Nusantara IB No.4-1, RT.001/RW.011, Jaka Mulya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sekolah Sakura ini memiliki komitmen yang gak main-main lho, Sobat TGR!
Mereka hadir untuk melahirkan penerus bangsa yang mampu menjadi pelopor dan motor dari “Gerakan Shibghah Akhlak Qur’an” dalam membangun generasi qurrata a’yun dan immamul muttaqin dengan mendidik karakter, serta kepribadian anak-anak menjadi lebih berkembang dalam aspek akal, hati maupun raga. Wah, mulia banget ya tujuan dari mereka ini!
Sekolah Sakura sendiri terdiri dari empat jenjang, yaitu infant (daycare), toddler (PG), TK, dan SD. Demi membangun visi yang mulia tersebut, ada tujuh nilai yang diterapkan yaitu “SENYUM MANIS”, terdiri dari:
Nilai-nilai yang ditanamkan oleh Sekolah Sakura ini, berbuah manis ketika mereka melakukan pemeriksaan akreditasi dan ternyata memperoleh akreditasi A. Wow keren ya, apakah ada anak,adik, atau keluarga dari Sobat TGR yang bersekolah di sini?
Potret SDS Sakura Cikunir ketika MPLS pada tahun 2024
Nah, Sobat TGR sudah tahu kan latar belakang sekolah ini? Sekarang, let's get back to the topic! Acara yang berlokasi di gedung SDS Sakura ini, dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan pembacaan ikrar dan pijakan di kelas masing-masing, lalu disusul salat Dhuha berjamaah di aula, serta pembagian snack agar adik-adik lebih bersemangat.
Rangkaian acara dilanjut dengan pembukaan oleh Tim TGR, bisa dibilang pembukaan ini sebagai ramah tamah kepada adik-adik agar lebih mengenal TGR dan pentingnya melestarikan permainan tradisional. Karena acara ini diikuti oleh semua siswa-siswi SDS Sakura dari kelas 1-6, maka sesi bermain permainan akan dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi (09.20-11.30 WIB) dan siang (13.00-14.30 WIB).
Sesi pagi sendiri masih dibagi menjadi dua lho, sesuai tingkatan kelas mereka. Sesi pagi 1 dimulai pukul 09.20-10.20 (selama satu jam) yang diikuti oleh adik-adik kelas 1-3 berjumlah 41 siswa dan sesi pagi 2 dimulai pukul 10.30-11.30 diikuti oleh adik-adik kelas 4-6, berjumlah 68 siswa. Lho, emangnya sesi dua buat apa? Nah, sesi dua ini ternyata untuk adik-adik TK yang ikutan bermain permainan tradisional!
Pembagian ini bertujuan untuk memudahkan Tim TGR dan pihak sekolah untuk mengoordinasikan adik-adik gemes ini! Kira-kira main apa aja sih, gimana keseruannya? Check it out!
Sebelum kita menuju sesi bermain permainan tradisional yang seru-seru ini, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa sesi pagi dibagi lagi menjadi dua yaitu pagi 1 untuk kelas 1-3 dan pagi 2 untuk kelas 4-6. Nah, setiap kelas ini juga dibagi menjadi dua kelompok, dengan rincian sebagai berikut:
Pagi 1:
Kelas 1 (kel 1 & 2) = 12-12
Kelas 2 (kel 3 & 4) = 7-8
Kelas 3 (kel 5 & 6) = 7-7
Pagi 2:
Kelas 4 (kel 1 & 2) = 10-11
Kelas 5 (kel 3 & 4) = 11-12
Kelas 6 (kel 5 & 6) = 12-12
Seperti biasa, sesi bermain permainan tradisional ini dibagi menjadi enam pos yang berbeda dan pastinya seru! Permainan yang dibawa oleh Tim TGR antara lain:
Pos 1: Balogo
Pos 2: Gasing Bambu
Pos 3: Congklak
Pos 4: Keprayan & Damdas
Pos 5: Dampu Bulan
Pos 6: Ular Tangga
Kumpulan Foto Keseruan Bermain Permainan Tradisional di Sesi Pagi
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Sudah kelihatan kan, bagaimana kebahagiaan terpancar dari adik-adik yang bermain di sesi pagi ini? Mereka terlihat antusias bermain permainan yang telah disediakan. Setiap pos yang dikunjungi memberikan pengalaman baru bagi siswa, karena banyak dari mereka belum pernah memainkan permainan-permainan tradisional tersebut.
Walaupun pos permainan ramai dan penuh, adik-adik ini tetap tertib dan menikmati setiap permainan, lho! Bahkan keramaian tersebut turut menambah euforia sehingga suasana permainan menjadi lebih hidup.
Setelah capek bermain permainan tradisional, sudah saatnya mereka kembali ke kelas dan mengikuti sesi berikutnya yaitu workshop DIY (Do It Yourself) membuat permainan tradisional, yaitu layangan dan damdas! Pastinya seru banget ya, karena habis asyik bermain langsung dapat ilmunya untuk buat permainan tradisional sendiri.