Halo, Sobat TGR! Siapa yang ga sabar nonton Piala Dunia 2026? Turnamen sepak bola antarnegara terbesar di dunia yang digelar empat tahun sekali ini, tentunya menarik miliaran pasang mata pencintanya secara global, termasuk di Indonesia. Pada tanggal 12 Juni-20 Juli 2026, Piala Dunia 2026 diadakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sedikit informasi nih Sobat TGR, tiga negara tersebut termasuk ke dalam bagian Amerika Utara. Amerika Utara menyimpan tempat ikonik yang menarik perhatian dunia. Mulai dari Patung Liberty di Amerika Serikat yang menjulang tinggi menghadap laut, kemegahan Air Terjun Niagara di Kanada, dan Chichen Itza dari Meksiko yang memukau dunia.
Selain menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dan menyuguhkan tempat ikonik, Amerika Utara juga mempunyai permainan tradisional yang dibuat penduduk asli di sana. Maka dari itu, TGR kali ini membahas permainan tradisional Amerika Utara. Simak baik-baik ya, Sobat!
Di Wisconsin, Amerika Serikat, terdapat sebuah permainan tradisional yang sering dilombakan di acara budaya tahunan musim dingin “Ojibwe Winter Games” dan diikuti oleh para siswa sekolah dasar setempat. Permainan tersebut bernama hoop and pole. Hoop and pole atau bisa disebut juga sebagai hoop and spear, merupakan permainan tradisional di mana pemain atau kelompok bersaing dengan cara melempar tombak, tongkat, atau anak panah ke lingkar sasaran berjaring yang menyerupai jaring laba-laba. Sebelum permainan dimulai, para pemain dapat menentukan jarak antara area lempar dan lingkar sasaran berjaring beserta garis pembatasnya.
Seorang Anak Bermain Hoop and Pole
(Amber Jo Rose, 2015)
Mirip dengan panahan, lingkar sasaran berjaring dalam permainan hoop and pole ini mempunyai zona poinnya. Zona poin dalam lingkar sasaran berjaring di permainan hoop and pole terbagi menjadi tiga bagian, yaitu zona merah (titik tengah) (3 poin), zona biru (2 poin), dan zona tak berwarna (1 poin). Poin tertinggi dapat diperoleh pemain atau kelompok jika tombak yang dilempar tersebut dapat menancap dekat atau tepat di zona titik tengah target, sedangkan pemain atau kelompok berpotensi memperoleh poin terendah jika tombak tertancap jauh dari zona titik tengah target atau tidak mengenai sasaran sama sekali.

Lingkar Sasaran Berjaring Permainan Hoop and Pole
(Amber Jo Rose, 2015)
Maka dari itu, hoop and pole mendorong para pemainnya untuk melempar tombak ke arah target secara akurat. Biar permainan hoop and pole ini makin seru, lingkar sasaran berjaring ini bisa digantung dan diayunkan layaknya sebuah bandul, digelinding, atau dilempar langsung oleh fasilitator. Sebelum sesi melempar tombak dilakukan, pastikan tidak ada orang yang berada dekat dengan area lempar dan zona lingkar sasaran agar tidak menimbulkan cedera. Pemain atau kelompok dapat dinyatakan menang jika berhasil mengumpulkan poin paling tinggi secara keseluruhan.
Permainan selanjutnya yang bisa menemani Sobat TGR saat gabut adalah waltes. Waltes sendiri muncul dari budaya suku asli Mi’kmaq yang berada di Kanada. Permainan waltes menyimpan makna filosofis berupa elemen-elemen kehidupan berdasarkan pandangan suku Mi’kmaq. Tujuan utama permainan ini adalah untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya berdasarkan cara dadu mendarat dalam setiap kesempatan.
Sebelum memainkannya, Sobat TGR perlu menyiapkan beberapa barang, seperti satu mangkok atau piring berdiameter 30 cm dengan kedalaman sebesar 3 cm, enam dadu berbentuk keping yang masing-masing mempunyai satu sisi bergambar dan sisi lainnya polos, dan 55 stik yang terdiri dari: 51 stik polos, 3 berjuluk ”nenek tua” dengan ujung yang berbentuk separuh bulu ekor anak panah, dan 1 stik berjuluk ”kakek tua” dengan ujung yang berbentuk bulu ekor anak panah. Jika tidak mempunyai stik dengan bentuk serupa, Sobat TGR dapat menandai stik “kakek tua” dan stik “nenek tua” agar dapat membedakan keduanya saat bermain. Sementara itu, Sobat bisa menggunakan keping hitung sebagai dadu dan menandai atau menggambarkan salah satu sisinya. Terakhir, jangan lupa untuk menaruh selimut atau kain di bawah mangkok atau piring agar melindungi alat permainan dan jari pemain.

Ilustrasi Permainan Waltes
(Discover Halifax, 2025)
Setelah semua perlengkapan lengkap, saatnya bermain. Permainan waltes yang hanya dimainkan dua orang, duduk berhadapan dengan mangkuk atau piring di tengahnya. Setiap pemain mempunyai giliran untuk membalikkan dadu.
Cara membalikkan dadu dalam permainan waltes adalah dengan mengangkat piring setinggi empat jari rapat di atas tanah dan membantingnya dengan gerakan terkontrol namun tegas. Sebelum membantingnya, pastikan posisi piring atau mangkok berada di atas permukaan yang lembut, seperti selimut atau jaket agar mencegah pecahnya barang tersebut.

Potret Permainan Waltes
(Discover Halifax, 2025)
Saat dadu bergulir, pemain bisa menggerakkan tangan seperti mengipasi nasi di atas piring untuk memperoleh keberuntungan. Gerakan ini dinamakan “A’ma”. Selanjutnya, simak aturan permainan waltes ya, Sobat TGR!
Setiap permainan mempunyai aturannya. Aturan tersebut dibuat agar permainan berjalan adil dan lancar. Maka dari itu, TGR jabarkan aturan main waltes.
Pemain memperoleh 3 stik (1 poin) dan giliran tambahan jika 5 dari 6 dadu sama-sama memperlihatkan sisi bergambarnya atau sisi polosnya. Sebaliknya, pemain tidak memperoleh stik (0 poin) dan giliran tambahan jika hanya 3 atau 4 dari 6 dadu yang sama-sama memperlihatkan sisi bergambarnya atau sisi polosnya.
Pemain memperoleh 1 stik “nenek tua” (5 poin) jika semua dadu memperlihatkan sisi bergambarnya atau sisi polosnya. Pemain juga memperoleh 1 stik “kakek tua” (10 poin) jika semua dadu memperlihatkan sisi bergambarnya atau sisi polosnya dengan kondisi seluruh stik “nenek tua” sudah habis. Jika salah satu pemain berhasil memperoleh stik “kakek tua”, pihak lawan hanya mempunyai satu kesempatan untuk merebutnya dengan melakukan hal yang sama.
Dari negara Meksiko, terdapat permainan bernama tumba palitos. Tumba palitos merupakan permainan yang berasal dari Yucatán, Meksiko yang menggunakan tongkat kayu setinggi kisaran setengah jengkal lebih dan bola spons atau bola kecil.
Sebelum memulai permainan, masing-masing pemain menandai dan menaruh tongkat kayunya di dinding dengan kemiringan sebesar 60 derajat. Tongkat kayu antarpemain harus berjarak sekitar satu jengkal satu sama lain. Selain itu, jarak antara titik lempar dengan tongkat kayu di dinding adalah sekitar 5-6 langkah kaki.
Mula-mula, para pemain dapat melakukan hompimpa untuk menentukan giliran bermain. Kemudian, pemain melempar bola ke satu tongkat kayu lawan agar benda tersebut jatuh. Jika tongkatnya jatuh, maka seluruh pemain, kecuali pemilik tongkat yang jatuh, berlari menuju pos 1 (zona aman di seberang area tongkat) terlebih dahulu supaya kebal terhadap gebokan pemilik tongkat. Sementara itu, pemilik tongkat yang jatuh bertugas untuk mengambil bola, mengejar para pemain yang berlari, dan menggeboknya dengan bola.
Jika bola yang dilempar pemilik tongkat meleset dari badan pemain lain, maka pemilik tongkat tidak memperoleh poin. Pada saat yang sama, pemain lain berkesempatan berbalik dari pos 1 menuju pos 2 (area tongkat) untuk memperoleh satu poin. Sebaliknya, pemilik tongkat memperoleh 1 poin jika berhasil menggebok 1 pemain sebelum mencapai pos 2, sedangkan pemain yang terkena gebokan tidak memperoleh poin.

Ilustrasi Permainan Tumba Palitos
(Juegos Tradicionales Quiz)
Selama bermain, pastikan Sobat TGR menjatuhkan tongkat kayu milik lawan, bukan milik sendiri. Di akhir permainan, pemain dinyatakan sebagai pemenang jika memperoleh poin tertinggi secara keseluruhan. Gimana, Sobat TGR? Tertarik mencoba permainan-permainan ini, kan?
Nah Sobat, itu tadi permainan-permainan tradisional Amerika Utara yang bisa Sobat mainkan bersama teman-teman sembari menyambut Piala Dunia 2026. Dengan begitu, Sobat dapat terhubung dengan budaya Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko melalui salah satu media, yaitu permainan tradisionalnya. Maka dari itu, Sobat jangan lupa untuk “Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!”.
Writer : Henrique Carlos Guterres
Editor : Samuel Wangsa
Graphic Designer : Diana Elysia
QC/Publisher : Samuel Wangsa
Referensi:
Culin, Stewart. 1907. Games of the North American Indians. In Twenty-Fourth Annual Report of the Bureau of American Ethnology to the Smithsonian Institution, 1902-1903. Washington, D.C.: Government Printing Office. (See especially pp. 420-527)
Lifeder. (2022, April 7). The 7 most famous traditional games of Yucatán. https://www.lifeder.com/juegos-tradicionales-yucatan/
Varela, V. (2025, January 29). The story of Waltes and how to play it. Discover Halifax. https://discoverhalifaxns.com/things-to-do/family-fun/how-to-play-waltes-game/
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.